Program Pengelolaan Sampah Pembelajaran Berbasis Proyek SMP NEGERI 3 PAYAKUMBUH
Meningkatkan kesadaran dan keterampilan peserta dalam pengelolaan sampah anorganik dan organik.
Durasi: 20 pertemuan @ 120 menit
Waktu Pelaksanaan: setiap jumat pukul 09.10-11.20
Proyek Utama: Ecobrick dan Eco-Enzyme
Koordinator Projek:
Putri Rahmayanti (kelas 71-75), S.Pd dan Titik Gayatri, S.Pd (76-79)
Wardiati, A,Ma (kelas 81-84) dan Vika Erfiani, S.Pd (kelas 85-88
Vivi Alfia, S.Pd (kelas 91-94) dan Yulfia Sisra, S.Pd (kelas 95-99)
Tujuan Program
Meningkatkan pemahaman peserta tentang masalah sampah dan dampaknya terhadap lingkungan.
Mengembangkan keterampilan praktis peserta dalam membuat ecobrick dan eco-enzyme.
Mendorong peserta untuk menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari.
Membentuk karakter peserta yang peduli lingkungan, kreatif, dan bertanggung jawab.
Menciptakan agen perubahan di masyarakat yang mampu mengedukasi dan menginspirasi orang lain dalam pengelolaan sampah.
Profil Lulusan Program
Setelah mengikuti program ini, diharapkan peserta memiliki profil sebagai berikut:
Keimanan: Menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kewargaan: Menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan aktif dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan di komunitasnya.
Penalaran Kritis: Mampu menganalisis masalah sampah, mengevaluasi solusi yang ada, dan mengambil keputusan yang tepat dalam pengelolaan sampah.
Kreativitas: Mampu mengembangkan ide-ide inovatif dalam pemanfaatan kembali sampah menjadi produk bernilai (ecobrick) dan solusi alami (eco-enzyme).
Kolaborasi: Mampu bekerja sama dalam tim untuk mencapai tujuan pengelolaan sampah bersama, saling mendukung, dan berbagi pengetahuan.
Kemandirian: Memiliki inisiatif dan kemampuan untuk melakukan pengelolaan sampah secara mandiri di rumah dan lingkungan sekitar.
Kesehatan: Memahami hubungan antara pengelolaan sampah yang baik dengan kesehatan diri dan lingkungan, serta mampu menerapkan praktik hidup bersih dan sehat.
Komunikasi: Mampu mengkomunikasikan pentingnya pengelolaan sampah dan hasil karyanya (ecobrick/eco-enzyme) kepada orang lain secara efektif dan persuasif.
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Definisi dan jenis sampah (organik & anorganik), Dampak sampah terhadap lingkungan dan kesehatan, Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Pengenalan konsep ecobrick dan eco-enzyme sebagai solusi.
Aktivitas: Siswa mencari materi di ineternet materi di atas menggunakan handphone berkelompok dan dilanjutkan dengan diskusi interaktif
Tugas: Mengidentifikasi jenis sampah yang paling banyak dihasilkan di lingkungan masing-masing.
Penutup: Refleksi dan bersyukur.
Jumat, 25 Juli 2025
Pertemuan 2: Mendalami Ecobrick (120 menit)
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Sejarah dan filosofi ecobrick, Manfaat ecobrick, Bahan-bahan yang bisa dijadikan ecobrick (plastik bersih dan kering), Alat dan bahan: Botol plastik, tongkat pendorong.
Aktivitas: siswa mencari materi di atas dengan internet melalui handphone berkelompok, dituliskan di kertas plano dan dilanjutkan diskusi interaktif.
Tugas: Mulai mengumpulkan sampah plastik bersih dan kering, serta botol plastik.
Penutup: Refleksi dan bersyukur.
Jumat, 1 Agustus 2025
Pertemuan 3: Mendalami Eco-Enzyme (120 menit)
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Sejarah dan filosofi eco-enzyme, Manfaat eco-enzyme (pembersih, pupuk, dll.), Bahan-bahan: Sisa buah/sayur, gula merah/molase, air, Perbandingan 1:3:10 (gula:sampah organik:air).
Aktivitas: Siswa mencari materi di atas menggunakan handphone, dituliskan di kertas plano dan dilanjutkan dengan diskusi interaktif sesuai materi.
Tugas: Mulai mengumpulkan sisa buah dan sayur, siapkan wadah dan gula merah.
Penutup: Refleksi dan bersyukur.
Jumat, 8 Agustus 2025
Pertemuan 4: Pemilahan Sampah & Pengumpulan Awal (120 menit)
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Pentingnya pemilahan sampah di sumbernya, Kategori sampah untuk ecobrick dan eco-enzyme, Pengecekan kualitas bahan yang sudah dikumpulkan.
Aktivitas: Praktik pemilahan sampah yang dibawa peserta, sesi tanya jawab terkait kesulitan awal.
Tugas: Lanjutkan pengumpulan bahan sesuai standar.
Penutup: Refleksi dan bersyukur.
Fase 2: Proyek Ecobrick (Pertemuan 5-12)
Jumat, 15 Agustus 2025
Pertemuan 5: Praktik Membuat Ecobrick (Dasar) (120 menit)
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Teknik memadatkan plastik ke dalam botol agar padat merata.
Aktivitas: Peserta praktik membuat ecobrick secara intensif dengan bimbingan fasilitator.
Tugas: Target menyelesaikan sejumlah ecobrick sesuai kesepakatan (2 ecobrick per orang, 1 untuk merek sekolah dan 1 lagi untuk kreativitas kelas).
Penutup: Refleksi dan bersyukur.
Jumat, 22 Agustus 2025
Pertemuan 6: Praktik Membuat Ecobrick (Lanjutan) (120 menit)
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Tips mengatasi kesulitan saat membuat ecobrick (plastik besar, sudut botol), Pentingnya kerapian dan kekompakan ecobrick.
Aktivitas: Peserta melanjutkan praktik membuat ecobrick.
Tugas: Lanjutkan membuat ecobrick, pastikan kepadatan dan kerapian.
Penutup: Refleksi dan bersyukur.
Jumat, 29 Agustus 2025
Pertemuan 7: Praktik Membuat Ecobrick (Lanjutan & Penimbangan) (120 menit)
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Pentingnya penimbangan ecobrick untuk memastikan kepadatan standar.
Aktivitas: Peserta melanjutkan praktik dan mulai menimbang ecobrick yang sudah jadi.
Tugas: Selesaikan ecobrick yang belum tuntas, pastikan memenuhi standar berat.
Penutup: Refleksi dan bersyukur.
Jumat, 5 September 2025
Pertemuan 8: Ide & Perencanaan Proyek Ecobrick (120 menit)
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Teknik presentasi yang efektif, pentingnya dokumentasi proyek.
Aktivitas: Setiap kelompok/individu mempresentasikan proyek ecobrick dan/atau eco-enzyme yang telah dibuat. Diskusi, kritik membangun, dan evaluasi hasil proyek.
Pendahuluan: Berdoa bersama, absensi siswa, motivasi dan pengarahan oleh guru.
Materi: Peluang keberlanjutan program di luar pelatihan, bagaimana menginspirasi orang lain untuk mengelola sampah, potensi kewirausahaan sosial dari ecobrick/eco-enzyme.
Aktivitas: Pameran mini hasil proyek ecobrick dan eco-enzyme. Penutupan program, pembagian sertifikat (jika ada).
Tugas: Merencanakan langkah selanjutnya untuk penerapan hasil belajar.
Penutup: Refleksi dan bersyukur.
Catatan Penting:
Fleksibilitas: Jadwal ini adalah draf. Sesuaikan dengan kecepatan belajar dan kebutuhan peserta.
Alat & Bahan: Pastikan ketersediaan alat dan bahan yang memadai untuk setiap sesi praktik.
Dokumentasi: Dokumentasikan setiap proses dan hasil proyek (foto, video) untuk laporan dan promosi.
Keamanan: Perhatikan aspek keamanan selama praktik.
Fasilitator: Pastikan fasilitator memiliki pemahaman mendalam tentang ecobrick dan eco-enzyme.
Lokasi: Sediakan tempat yang cukup luas dan nyaman untuk praktik.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung yang mengubah kebiasaan peserta dalam mengelola sampah di lingkungan mereka.